Dengan sistem pemilahan yang terstruktur, sampah organik diubah menjadi kompos, sementara sampah anorganik disalurkan ke pengepul melalui Bank Sampah.
Kehadiran mesin baru dari BNI ini diprediksi akan mempercepat putaran roda ekonomi di sana. Ketua TPS3R Sekar Tanjung, I Wayan Merta, mengakui bahwa bantuan mesin press dan pencacah sangat krusial bagi operasional 23 pekerjanya.
Baca Juga: BNI Tutup 2025 dengan Fundamental Solid, Likuiditas Kuat, Risiko Terkelola
“Keberadaan mesin pencacah dan mesin press plastik meningkatkan efisiensi kerja serta kualitas hasil pengolahan, khususnya untuk sampah anorganik yang memiliki nilai jual,” kata Wayan.
Bagi BNI, dukungan ini mempertegas posisinya sebagai pelopor keuangan berkelanjutan. Kolaborasi antara sektor perbankan, perangkat desa, dan komunitas lokal ini diharapkan menjadi cetak biru pengelolaan lingkungan yang mandiri, di mana kelestarian alam berjalan beriringan dengan kesejahteraan warga. (*)






