Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, mengklaim pihaknya telah memasifkan sosialisasi pemilahan sampah berbasis rumah tangga.
Saat ini, Bank Sampah Induk di Ciracas telah disiagakan untuk menampung sampah anorganik dari wilayah Kramat Jati dan sekitarnya.
Baca Juga: Kemendag Perkuat Ekosistem Desa BISA Ekspor di Sulawesi Selatan: Kakao dan Nilam Go International
Pantauan Harga: Cabai Rawit Meroket
Usai menyapu pasar, Mendag Budi Santoso mengecek label harga di sejumlah kios. Berdasarkan pantauan melalui Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP), ia menyebut harga nasional relatif stabil meski ada beberapa komoditas yang merangkak naik di atas Harga Acuan (HA) atau Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Tadi pagi setelah kita bersama-sama korve membersihkan pasar rakyat, kemudian kami lanjutkan dengan mengecek harga. Berdasarkan pantauan kami melalui SP2KP, hingga saat ini, harga kebutuhan bahan pokok terkendali dan pasokan terjamin,” kata Mendag.
Di Pasar Kramat Jati, bawang putih honan (Rp35.000/kg) dan daging sapi (Rp140.000/kg) terpantau stabil. Namun, cabai rawit merah menjadi sorotan karena menembus angka Rp100.000 per kilogram.
Komoditas lain yang berada di atas harga acuan antara lain gula pasir (Rp18.000/kg), telur ayam ras (Rp31.000/kg), dan bawang merah (Rp45.000/kg).
Baca Juga: Kemendag Jamin Stok Bapok Aman Jelang Lebaran 2026: Pantau 550 Pasar Rakyat di Seluruh Indonesia
Pemerintah berjanji akan terus berkoordinasi dengan Satgas Pangan dan pemerintah daerah untuk mengintervensi jika terjadi lonjakan harga yang tidak wajar.






