“Sejauh ini, kami melihat bahwa diskon/stimulus yang diberikan oleh pemerintah, sudah sampai kepada masyarakat. Saya lihat tadi, malah masyarakat ada yang menikmati potongan sampai 20% dari harga normal, jika sudah pesan dari jauh hari,” jelas Dudy.
Baca Juga: Menhub Dudy Tinjau Tiga Pelabuhan di Banten, Pastikan Arus Mudik Jawa-Sumatera Lancar
Soroti Online Travel Agent (OTA)
Meski stimulus berjalan baik, Menhub memberikan catatan kritis terhadap platform penjualan tiket daring atau Online Travel Agent (OTA).
Menurutnya, sistem algoritma OTA yang menawarkan rute transit berkali-kali kerap membuat harga tiket terlihat melambung tinggi di mata calon pemudik.
Dudy berencana melakukan evaluasi lintas sektoral bersama Kementerian Pariwisata dan maskapai untuk memastikan ekosistem penjualan tiket daring sejalan dengan kebijakan subsidi pemerintah.
“Saya berharap agar OTA dapat mendukung kebijakan pemerintah untuk menyediakan tiket pesawat yang tersubsidi sehingga masyarakat bisa benar-benar merasakan langsung manfaatnya,” tambahnya.
Secara umum, Menhub menilai operasional di Bandara Soekarno-Hatta masih kondusif. Ketepatan waktu (On Time Performance) maskapai dinilai cukup baik meski masih ditemukan satu-dua keterlambatan.
Dudy pun menginstruksikan pihak bandara dan maskapai untuk meminimalisasi antrean panjang di loket check-in guna menjaga kenyamanan pemudik hingga puncak arus mudik tiba. (*)






