Nasib Garuda Indonesia dan Lion Air
Hingga saat ini, dua maskapai nasional yakni Garuda Indonesia dan Lion Air dilaporkan belum terdampak secara signifikan untuk rute menuju Jeddah. Namun, penyesuaian jalur (reroute) sudah mulai dilakukan demi alasan keselamatan.
“Penerbangan Garuda Indonesia menuju Amsterdam di reroute melalui Kairo (Mesir),” ungkap Dudy. Ia menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah adalah aspek keselamatan dan keamanan penerbangan.
Baca Juga: Qatar, Arab Saudi, dan Mesir Desak Hamas Melucuti Senjata untuk Akhiri Perang Gaza
Kementerian Perhubungan terus berkoordinasi dengan AirNav Indonesia dan otoritas asing untuk memperbarui informasi keamanan udara secara real-time.
Penanganan Penumpang dan Perjalanan Umrah
Menhub juga menaruh perhatian khusus pada perjalanan umrah yang banyak melintasi zona tersebut. Ia telah meminta pengelola bandara dan maskapai untuk sigap memberikan penanganan bagi penumpang yang terdampak, mulai dari penjadwalan ulang (reschedule) hingga pengaturan akomodasi dan pembatalan dokumen imigrasi jika diperlukan.
“Kami telah berkoordinasi dan meminta maskapai memonitor kondisi ruang udara Timur Tengah, termasuk untuk perjalanan umroh,” imbuh Menhub.
Meski situasi global memanas, Dudy memastikan operasional di seluruh bandara internasional di Indonesia tetap berjalan optimal dan aman.
Ia meminta masyarakat tidak panik namun tetap proaktif mengecek status penerbangan mereka kepada pihak maskapai. (*)





