Kebijakan ini merupakan bagian dari program Koperasi Merah Putih (KMP) untuk memodernisasi operasional koperasi di seluruh pelosok tanah air.
Faturrohmin berharap pemerintah terus menghadirkan inovasi holistik untuk mendukung keberlanjutan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Pemanfaatan alat transportasi yang efisien dan tepat guna akan mendukung pengembangan koperasi di berbagai sektor, seperti pertanian, perikanan, dan industri kreatif, yang selama ini membutuhkan alat transportasi yang handal untuk mendistribusikan produk mereka,” tambah Imam.
Modernisasi melalui armada transportasi ini diharapkan mampu memberikan dampak pengganda (multiplier effect), tidak hanya bagi penguatan kelembagaan koperasi itu sendiri, tetapi juga bagi stabilitas ekonomi nasional secara menyeluruh melalui kelancaran arus barang dari desa ke kota. (*)






