Infrastruktur pendukung seperti Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) pun ditegaskan sudah siap melayani pesawat berbadan lebar (wide body).
Baca Juga: Airbus Sebut Indonesia Sebagai Pasar Pertumbuhan Tertinggi Sektor Penerbangan
Kolaborasi Pemasaran Digital
Selain urusan logistik penerbangan, kedua pihak membahas sinergi promosi melalui ekosistem digital milik JAL. Strategi ini mencakup pemanfaatan in-flight magazine, kanal media sosial, hingga jaringan JAL Mileage Bank yang akan diintegrasikan dengan kampanye Wonderful Indonesia.
Guna memperkuat penetrasi pasar, Kementerian Pariwisata juga mengusulkan penyelenggaraan familiarization trip (Famtrip).
Program ini menyasar agen perjalanan, media, serta influencer Jepang agar mereka dapat merasakan langsung pengalaman berwisata di destinasi-destinasi prioritas Indonesia.
Melalui kemitraan dengan Japan Airlines, pemerintah optimistis pertumbuhan sektor pariwisata akan semakin terakselerasi, sekaligus mempererat hubungan antar-masyarakat (people-to-people exchange) antara Indonesia dan Jepang. (*)






