Pompanisasi dan Insentif Pupuk untuk Petani
Menghadapi risiko kekeringan, pemerintah mengandalkan program pompanisasi massal. Setelah sukses mencakup 1,2 juta hektare lahan pada tahun lalu, pemerintah menambah target luasan hingga 1 juta hektare lahan tambahan tahun ini.
Baca Juga: Viral Bantuan Beras Sumatra: Kementan Minta Maaf, Sudah 1.200 Ton Disalurkan
Selain itu, optimalisasi lahan rawa menjadi senjata cadangan untuk menjaga produktivitas saat musim kering tiba.
Kabar baik juga datang dari sektor sarana produksi. Amran menyebutkan harga pupuk di pasaran mulai melandai, yang diharapkan menjadi stimulus bagi petani untuk memperluas area tanam.
“Pupuk cukup dan bahkan harganya turun sekitar 20 persen. Ini menjadi motivasi besar bagi petani untuk terus menanam,” tutur Mentan.
Meski dibayangi tantangan iklim, Amran optimistis integrasi antara teknologi pompanisasi, rehabilitasi lahan rawa, dan ketersediaan input pertanian akan menjaga kedaulatan pangan Indonesia tetap stabil sepanjang tahun ini. (*)




