Kementerian PKP fokus pada renovasi rumah, sementara PNM dan SMF mendukung pembiayaan, pendampingan, dan pelatihan bagi ibu-ibu penerima Program PNM Mekar.
23 pelaku UMKM kuliner akan dibina oleh banker perempuan untuk tingkatkan kualitas produk, tata kelola, dan daya saing. Ini diharapkan mendorong sentra kuliner berkelanjutan.
Baca Juga: Kementerian PKP Longgarkan Batas Penghasilan Penerima Rumah Subsidi
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menangani infrastruktur seperti jalan, trotoar, saluran air, MCK, dan bantaran kali. Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) menyediakan desain kawasan dan sekitar 50 rumah-kios untuk dukung ekonomi dan pariwisata kuliner.
Menteri PKP menekankan pentingnya akses kawasan untuk gerakkan ekonomi. “Akses yang mudah sangat menentukan. Jika jalan menuju kawasan macet dan sulit dijangkau, ekonomi tidak akan bergerak. Penataan akses dan parkir juga bisa menjadi ruang pemberdayaan bagi anak-anak muda di sekitar,” tegasnya.
Pengelolaan sampah juga terintegrasi, dengan warga dibina untuk manfaatkan nilai ekonominya lewat program PNM dan Bank Sampah RW.
Sebagai awal, Kementerian PKP telah renovasi dua rumah warga. Ini akan dilanjutkan dengan renovasi 52 rumah, penataan kawasan, dan pengembangan UMKM kuliner.
Pendekatan kolaboratif ini bertujuan ubah Menteng Tenggulun dari kumuh terpinggirkan menjadi sentra kuliner produktif yang tingkatkan kesejahteraan warga. (*)






