“Tujuan film ini diharapkan agar masyarakat dapat mengetahui orang baik-baik di negeri ini masih ada, itu yang mau dibangun dengan lebih menghibur, memberikan nuansa baru untuk film yang integritas yang lebih menghibur, kami coba menghadirkan integritas yang ringan agar pesan-pesan sampai ke masyarakat, agar ekosistem ekonominya muncul,” tutur Deden.
Baca Juga: Film Fiksi Ilmiah Pelangi di Mars Siap Tayang di Bioskop saat Lebaran 2026
Penguatan Ekosistem Ekonomi Kreatif
Kementerian Ekraf memandang inisiatif ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekosistem perfilman Indonesia.
Kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri diharapkan tidak hanya berhenti pada produksi, tetapi juga menyentuh aspek distribusi dan perluasan jangkauan pasar.
Teuku Riefky menambahkan, dukungan terhadap film bertema integritas ini penting untuk menciptakan dampak ekonomi yang berkelanjutan sekaligus memberikan alternatif tontonan yang relevan dengan kondisi bangsa saat ini.
Pemerintah berkomitmen membantu melakukan mitigasi hambatan agar karya-karya bermuatan positif tetap mendapatkan ruang di layar lebar nasional. (*)






