Sisi unik dari penataan ini adalah keterlibatan komunitas Ladies Bankers dari berbagai bank besar seperti BCA, BRI, BNI, BTN, CIMB Niaga, Artha Graha, hingga Bank Jago.
Sebanyak 35 pelaku UMKM lokal akan mendapatkan pembinaan intensif agar mampu menggerakkan roda ekonomi di kawasan Menteng Tenggulun setelah renovasi selesai.
Dukungan KSP dan TNI AL
Kepala Staf Kepresidenan, Muhammad Qodari, yang turut hadir dalam acara tersebut, memuji model penataan yang bersifat komprehensif ini. Menurutnya, jarang ada program yang menyentuh aspek hunian dan kesejahteraan sekaligus dalam satu waktu.
Senada dengan Qodari, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menyatakan kesiapan jajarannya untuk mendukung penuh program ini sesuai instruksi Presiden agar TNI hadir membantu kesulitan masyarakat.
Baca Juga: Menteri PKP Ara Naikkan Anggaran BSPS Rp10 Triliun, Sasar Kawasan Kumuh Sulut dan Papua Selatan
“Ini juga bagian dari perintah Presiden agar TNI hadir membantu masyarakat. Harapannya program seperti ini bisa terus berlanjut,” tutur Muhammad Ali.
Melalui pendekatan kolaboratif lintas sektor—pemerintah, swasta, perbankan, dan TNI—Menteng Tenggulun diproyeksikan menjadi percontohan (pilot project) nasional dalam menuntaskan persoalan kawasan kumuh di perkotaan dengan model integrasi ekonomi-hunian yang berkelanjutan. (*)





