“BRI sangat mendukung penyaluran pembiayaan rumah bersubsidi ini. Sebagai bank rakyat Indonesia, kami berkomitmen untuk hadir melayani masyarakat berpenghasilan rendah, termasuk melalui program KUR dan pembiayaan rumah subsidi,” kata Hery.
Kolaborasi ini, di tengah tantangan ekonomi global, diharapkan mempercepat penyediaan rumah layak huni. Lebih dari itu, ia menjadi simbol komitmen pemerintah untuk pemerataan pembangunan, meski tantangan seperti inflasi dan akses lahan masih menghantui.
Apakah target 60.000 unit akan tercapai? Waktu akan membuktikan, tapi langkah ini setidaknya menunjukkan arah yang lebih inklusif. (*)






