Dukungan ini dinilai krusial mengingat kebutuhan genteng untuk program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Jawa Barat sangat masif.
Baca Juga: Menteri PKP Kejar Target Pembangunan Huntap Sumatera, Ratusan Unit Siap Huni Sebelum Lebaran
Dukungan Pembiayaan BRI
Sisi permodalan pengrajin juga mendapat angin segar. Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyatakan kesiapannya mengucurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan bagi para produsen genteng.
Direktur Utama BRI menegaskan peran bank sebagai penghubung (connector) antara pengrajin dan pengembang perumahan.
“Buyer sudah jelas, demand sudah ada. Yang penting kualitas dijaga dan produksinya cukup. BRI siap berada di tengah untuk memperkuat pembiayaan UMKM dan sektor perumahan,” ujar Dirut BRI dalam pertemuan tersebut.
Jika proyek percontohan di Jawa Barat ini sukses, Kementerian PKP berencana mereplikasi skema serupa ke sentra industri genteng di Jawa Tengah dan wilayah lainnya.
Orkestrasi antara pemerintah, perbankan, dan pengembang ini diharapkan menjadikan Majalengka sebagai tulang punggung pasokan komponen rumah rakyat secara nasional. (*)






