Pada kesempatan tersebut, Maruarar mengungkapkan dari 1.984 unit Rusun yang tersedia baru sekitar 400 unit yang terisi.
Maruarar menamabahkan, beberapa lokasi Rusun yang akan dikunjungi antara lain Wisma Atlet Kemayoran, Rusun di Bandung dan Batang, Jawa Tengah. Dirinya akan melihat langsung bagaimana kondisi Rusunnya dan berdiskusi dengan pihak pengelola agar Rusun tersebut bisa dihuni oleh masyarakat.
BACA: Sukseskan Program 3 Juta Rumah, Menteri Maruarar Ajak Konglomerat Ikut Membangun Perumahan Rakyat
“Saya mendapatkan informasi di Batang, Jawa Tengah ada dua Rusun yang sudah jadi tapi penghuninya masih sedikit. Ada 10 tower di sana dan yang dihuni sekitar 2 tower. Ada juga di Bandung Rancaekek ada dua tower juga dan belum dihuni. Kami ingin Rusun yang ada bisa dihuni,” sambungnya.
Menteri PKP mengungkapkan dengan anggaran Kementerian PKP yang sangat minim dan target Program 3 Juta Rumah, membuatnya harus melakukan inovasi dan berkolaborasi dengan banyak pihak agar pembangunan hunian dapat berjalan dengan baik sesuai tugas yang diberikan Presiden Prabowo Subianto.
“Saya akan melakukan pendekatan dengan pemerintah daerah dan pengelola Rusun agar hunian tersebut dapat dimanfaatkan untuk masyarakat. Dengan anggaran yang minim, saya mesti kreatif. Kalau saya bangun dulu baru ngurus rumah rakyat, saya baru bisa bagi-bagi satu tahun lagi. Tapi dengan begini ya mulai minggu depan udah bisa bagi-bagi,” pungkasnya.
Dapatkan Informasi Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS






