Integrasi Data dan Kebijakan Gentengnisasi
Salah satu poin krusial yang diusulkan Maruarar dalam rapat tersebut adalah penguatan integrasi data kebencanaan. Ia menilai tumpang tindih data sering kali menghambat eksekusi di lapangan.
“Kami mengusulkan agar dibentuk tim gabungan lintas kementerian/lembaga dan pemerintah daerah untuk menyatukan data terkait bencana. Dengan satu data yang terintegrasi, pelaksanaan pemulihan pascabencana bisa lebih cepat, tepat sasaran, dan benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya.
Baca Juga: Prabowo Panggil Menteri PKP ke Hambalang, Gas Pol Program Rumah Murah
Selain aspek data, estetika dan fungsionalitas bangunan juga menjadi perhatian. Mengikuti arahan Presiden terkait program “gentengnisasi”, Kementerian PKP mulai melakukan survei ke produsen genteng lokal.
“Atas arahan Presiden terkait gentengnisasi, kami sedang melakukan kajian dan survei ke produsen genteng lokal untuk diterapkan pada pembangunan Hunian Tetap. Penggunaan genteng membuat rumah lebih adem, lebih indah, sekaligus menggerakkan ekonomi nasional,” jelasnya.
Melalui sinergi lintas sektor ini, pemerintah berharap proses rekonstruksi tidak hanya sekadar membangun fisik bangunan, tetapi juga memulihkan kepastian hidup bagi ribuan warga terdampak bencana di Sumatera. (*)






