Layanan yang ditawarkan memang tidak main-main. Mulai dari bedah katarak semi-robotik (FLACS), tindakan refraksi seperti SMILE PRO dan LASIK, hingga pusat penanganan mata kering dan miopia. Semuanya dikemas dalam jaringan internasional JEC yang telah mengantongi akreditasi Joint Commission International (JCI).
Menuju Magnet Medis Dunia
Bagi InJourney Hospitality, kolaborasi ini adalah langkah strategis untuk memperkuat posisi The Sanur sebagai International Health and Wellness Destination.
Baca Juga: Keunikan Design Main Gate KEK Sanur yang Sarat Kearifan Lokal
Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour, Christine Hutabarat, menyebut langkah ini sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan mata berkualitas di tanah air.
“Kolaborasi dengan top-notch international brand guna menghadirkan best technology and medicines menjadi bukti komitmen InJourney Hospitality dalam mewujudkan International Health and Wellness Destination di Indonesia,” jelas Christine.
Ke depan, Sanur diharapkan menjadi motor baru pertumbuhan ekonomi Bali yang selama ini terlalu bergantung pada pariwisata konvensional.
Dengan mengintegrasikan fasilitas medis kelas wahid dan pemulihan di lingkungan tropis, pemerintah optimistis Indonesia bisa bersaing di kancah wisata medis global.
“Kami optimistis kolaborasi ini dapat menjadi katalis menciptakan ekosistem pariwisata kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan,” pungkas Christine. (*)






