URBANCITY.CO.ID – Gelombang arus mudik Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah mulai menunjukkan geliat. PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat sebanyak 285.781 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada periode H-10 hingga H-9, atau Rabu dan Kamis, 11–12 Maret 2026.
Volume lalu lintas yang keluar melalui empat gerbang tol (GT) utama—Cikampek Utama, Kalihurip Utama, Cikupa, dan Ciawi—tersebut mengalami kenaikan sebesar 3,1 persen dibandingkan kondisi normal.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengungkapkan bahwa pergerakan kendaraan saat ini masih didominasi oleh pemudik yang menuju arah timur atau Trans Jawa.
“Pada Rabu (11/3), H-10 Lebaran 2026 tercatat sebanyak 139.324 kendaraan melintas di empat gerbang tol utama meningkat sebesar 2,2% dari lalin normal, untuk kedua hari tersebut, mayoritas perjalanan masyarakat keluar Jabotabek masih didominasi oleh arus lalu lintas menuju arah Timur,” jelas Rivan dalam keterangan resminya, Jumat, 14 Maret 2026.
Baca Juga: Mudik Lebaran 2026: Jasa Marga Targetkan Perbaikan Tol Rampung 14 Maret
Distribusi Arus: Trans Jawa Jadi Favorit
Berdasarkan data Jasa Marga, arah timur (Trans Jawa dan Bandung) menyerap porsi terbesar yakni 41,7 persen atau 119.228 kendaraan. Khusus untuk GT Cikampek Utama, kenaikan arus lalu lintas bahkan menyentuh angka 13,7 persen di atas normal.
Sementara itu, arus menuju arah barat atau Pelabuhan Merak tercatat sebanyak 102.533 kendaraan (35,9 persen). Adapun arah selatan menuju Puncak terpantau masih di bawah angka normal dengan total 64.020 kendaraan (22,4 persen).




