“Kami tidak hanya menjaga pasokan listrik secara agregat nasional, tetapi juga memastikan setiap sistem dan subsistem kelistrikan hingga ke level regional dan lokal dalam kondisi yang aman dan andal,” ujar Darmawan.
Antisipasi Lonjakan Pemudik Kendaraan Listrik
Salah satu sorotan utama tahun ini adalah prediksi lonjakan penggunaan kendaraan listrik. PLN memproyeksikan sebanyak 23 ribu kendaraan listrik akan digunakan untuk mudik, atau meningkat 1,6 kali lipat dibanding tahun lalu.
Baca Juga: PLN Group Selesaikan Proyek Kereta ECRL Malaysia Lebih Cepat: Bukti Kapabilitas Global Indonesia
Merespons hal tersebut, PLN telah menyiapkan 1.681 unit SPKLU di 994 lokasi sepanjang jalur Trans Sumatra, Jawa, hingga Bali. Secara nasional, total SPKLU yang tersedia mencapai 4.769 unit di 3.097 titik.
“Kami memastikan seluruh infrastruktur pengisian daya siap mendukung kebutuhan pemudik kendaraan listrik, sehingga perjalanan dapat berlangsung aman dan nyaman,” jelas Darmawan.
PLN juga menyediakan layanan darurat berupa 15 unit SPKLU Mobile serta bantuan personel 24 jam.
“Bagi pengguna kendaraan listrik yang membutuhkan bantuan, cukup melapor melalui aplikasi PLN Mobile atau hotline layanan SPKLU melalui nomor WhatsApp 087-77-1112-123, yang bisa diakses selama 24 jam,” tutup Darmawan. (*)






