OJK Minta Perbankan Blokir 27.395 Norek Terindikasi Judol

URBANCITY.CO.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah meminta perbankan untuk memblokir sekitar 27.395 nomor rekening (norek) yang terindikasi terlibat dalam judi online (judol).

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menyampaikan, langkah ini dilakukan untuk memberantas judi online yang berdampak luas terhadap perekonomian dan sektor keuangan.

“Terkait dengan pemberantasan judi online, OJK juga telah meminta bank untuk melakukan pemblokiran terhadap 27.395 rekening,” kata Dian dalam konferensi pers RDK OJK, di kutip Jumat (10/10/2025).

Baca Juga: Dorong Literasi Keuangan dan Kepercayaan Investor di Pasar Modal, OJK Gelar Webinar Internasional – World Investor Week 2025

Adapun total rekening tersebut mengalami peningkatan dari sebelumnya. Sebelumnya OJK meminta perbankan untuk memblokir sebanyak 25.912 rekening yang terindikasi judi online.

Dari data yang disampaikan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), OJK telah melakukan pengembangan atas laporan tersebut. Di antaranya, dengan meminta perbankan melakukan penutupan rekening yang memiliki kesesuaian dengan nomor identitas kependudukan.

Selain itu, kata Dian, perbankan juga diminta melakukan enhance due diligence (EDD), proses verifikasi yang lebih mendalam dan ketat untuk mengidentifikasi dan memitigasi risiko yang terkait dengan nasabah atau transaksi berisiko tinggi.

Untuk diketahui, OJK sebelumnya telah menginstruksikan perbankan Tanah Air untuk memblokir sekitar 25.912 rekening, usai mendapat data dari Komdigi.

Baca Juga: OJK dan Kementerian Ekraf/Badan Ekraf Luncurkan Infinity Hackathon OJK-Ekraf 2025

Seiring meningkatnya ancaman siber yang lebih sistematis dan terorganisir, OJK juga telah meminta bank untuk kembali meningkatkan dan memperkuat siber. Hal itu termasuk melakukan pemantauan setiap saat terhadap anomali transaksi keuangan yang berpotensi fraud.

Pinjol Tumbuh

Sementara, penyaluran pembiayaan industri P2P lending atau yang sering disebut pinjaman online (pinjol) atau pinjaman daring (pindar) masih mengalami pertumbuhan hingga Agustus 2025, meskipun mengalami perlambatan dari bulan sebelumnya.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman mengatakan pada industri daring, outstanding pembiayaan Agustus 2025 tumbuh 21,62% YoY dari Juli 2025 yang sebesar 22,01% YoY.

Baca Juga: OJK Ajak Mahasiswa Purwokerto Siapkan Masa Depan dengan Asuransi Syariah

“Dengan nominal sebesar Rp87,61 triliun,” ujarnya dalam Konferensi Pers daring RDK September, Kamis (9/10/2025). Sementara, tingkat risiko kredit secara agregat (TWP90) berada pada level 2,60%, menurun dibandingkan dengan Juli 2025 yang sebesar 2,75%. (id88)

 

Related Posts

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
news-1701

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

ayowin

yakinjp id

maujp

maujp

sabung ayam online

sv388

taruhan bola online

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

118000541

118000542

118000543

118000544

118000545

118000546

118000547

118000548

118000549

118000550

118000551

118000552

118000553

118000554

118000555

118000556

118000557

118000558

118000559

118000560

118000561

118000562

118000563

118000564

118000565

118000566

118000567

118000568

118000569

118000570

118000571

118000572

118000573

118000574

118000575

118000576

118000577

118000578

118000579

118000580

118000581

118000582

118000583

118000584

118000585

118000586

118000587

118000588

118000589

118000590

118000591

118000592

118000593

118000594

118000595

118000596

118000597

118000598

118000599

118000600

118000601

118000602

118000603

118000604

118000605

118000606

118000607

118000608

118000609

118000610

118000611

118000612

118000613

118000614

118000615

128000606

128000607

128000608

128000609

128000610

128000611

128000612

128000613

128000614

128000615

128000616

128000617

128000618

128000619

128000620

128000621

128000622

128000623

128000624

128000625

128000626

128000627

128000628

128000629

128000630

128000631

128000632

128000633

128000634

128000635

128000636

128000637

128000638

128000639

128000640

128000641

128000642

128000643

128000644

128000645

128000646

128000647

128000648

128000649

128000650

128000651

128000652

128000653

128000654

128000655

128000656

128000657

128000658

128000659

128000660

128000661

128000662

128000663

128000664

128000665

128000666

128000667

128000668

128000669

128000670

128000671

128000672

128000673

128000674

128000675

128000676

128000677

128000678

128000679

128000680

138000421

138000422

138000423

138000424

138000425

208000281

208000282

208000283

208000284

208000285

208000286

208000287

208000288

208000289

208000290

208000291

208000292

208000293

208000294

208000295

208000296

208000297

208000298

208000299

208000300

208000301

208000302

208000303

208000304

208000305

208000306

208000307

208000308

208000309

208000310

208000311

208000312

208000313

208000314

208000315

208000316

208000317

208000318

208000319

208000320

208000321

208000322

208000323

208000324

208000325

208000326

208000327

208000328

208000329

208000330

208000331

208000332

208000333

208000334

208000335

208000336

208000337

208000338

208000339

208000340

208000341

208000342

208000343

208000344

208000345

208000346

208000347

208000348

208000349

208000350

208000351

208000352

208000353

208000354

208000355

news-1701