Baca juga :Â Buntut Penyegelan Bangunan di Kawasan Puncak Bogor, Pengembang Properti Ini Siap-siap Kena Pidana
“Di Australia, properti yang dibeli adalah hak milik, bukan hak sewa. Semua tipe properti bisa dimiliki oleh siapa saja dari seluruh dunia,” tambahnya.
Strategi Investasi Properti yang Menguntungkan
Selain rumah dan apartemen, orang Indonesia juga bisa membeli tanah kosong di Australia untuk membangun rumah atau properti sewa. Salah satu opsi menarik adalah granny flat atau dual occupancy, yaitu satu bangunan dengan dua pintu yang bisa disewakan atau dijual sebagian.
Menurut Hartono, strategi paling menguntungkan adalah membeli rumah tua, merobohkannya, lalu membangun properti baru untuk dijual kembali. “Nilainya bisa naik hingga 30 persen setelah bangunan jadi,” ungkapnya.
Bagi yang ingin investasi lebih sederhana, tersedia house and land package dari pengembang terpercaya. Dengan konsep ini, investor membeli tanah sekaligus desain rumah yang sudah dirancang oleh pengembang.
Baca juga :Â Cikarang Jadi Primadona Properti: Lokasi Strategis dan Permintaan Tinggi Tarik Investasi
“Nilai real estate ada di tanahnya, bukan di bangunannya. Kalau apartemen di CBD, tidak ada tanahnya. Dalam 10 tahun, rumah tanah di suburb punya pertumbuhan nilai lebih tinggi,” pungkas Hartono.
Dapatkan Informasi Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS






