URBANCITY.CO.ID – Dalam dunia kerajaan Inggris, kisah Pangeran Andrew Mountbatten-Windsor kini memasuki babak baru. Mantan pangeran ini resmi meninggalkan kediaman kastil Windsor dan pindah ke estate kerajaan di Inggris timur, tepatnya pada Selasa (3/2).
Langkah ini diambil di tengah sorotan media dan kontroversi yang semakin intens terkait keterkaitannya dengan kasus predator seksual Jeffrey Epstein, yang telah menjerat banyak tokoh dunia lainnya.
Menurut laporan AFP yang mengutip BBC, Andrew mulai meninggalkan Royal Lodge, tempat ia tinggal bersama mantan istrinya, Sarah Ferguson, selama hampir dua dekade. Namun, Buckingham Palace menolak mengonfirmasi laporan tersebut kepada AFP.
Saat ini, Andrew tinggal sementara di estate Sandringham di Norfolk. Tabloid The Sun melaporkan bahwa kediaman permanennya, Marsh Farm, sedang dalam proses renovasi sebelum ia menempatinya.
Baca Juga :Rahasia Epstein Files: Dokumen Kasus Seksual yang Mengguncang Dunia
Tekanan terhadap Andrew semakin meningkat setelah dokumen Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) terkait Epstein dirilis pada Jumat lalu. Dokumen tersebut memuat foto Andrew berlutut di atas seorang wanita yang berbaring di lantai, serta email yang menunjukkan undangan Epstein ke Buckingham Palace untuk pertemuan pribadi.
Pengungkapan ini mendorong Perdana Menteri Inggris Keir Starmer untuk menyatakan bahwa Andrew sebaiknya bersaksi di depan Kongres AS mengenai apa yang diketahuinya tentang kejahatan Epstein.
Selain itu, seorang korban Epstein mengklaim melalui pengacaranya bahwa finansier asal AS itu mengirimnya ke Inggris pada 2010 untuk melakukan hubungan seksual dengan Andrew di Royal Lodge.
Andrew berulang kali membantah bersalah dan pada 2022 membayar senilai jutaan pound kepada Virginia Giuffre, korban Epstein lainnya, tanpa mengakui kesalahan. Giuffre meninggal akibat bunuh diri tahun lalu.
Pada 2019, Andrew mundur dari tugas kerajaan terkait dugaan keterkaitannya dengan Epstein. Epstein sendiri meninggal karena bunuh diri di penjara pada tahun yang sama saat menunggu persidangan atas kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur. Dengan langkah pindah ini, Pangeran Andrew seolah mencoba menjauh dari sorotan publik, meskipun kontroversi tersebut masih membayangi masa depannya.



