Baca Juga: Mudik Gratis BUMN 2026: PELNI Angkut 1.230 Penumpang Rute Balikpapan-Surabaya
Keduanya menekankan pentingnya pelayanan yang responsif, humanis, dan akuntabel selama masa angkutan Lebaran.
“Kunjungan ini menjadi pengingat bagi kami bahwa tugas PELNI bukan hanya mengoperasikan kapal, melainkan menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk menghubungkan Nusantara melalui akses transportasi yang merata,” tambah Anda.
Puncak Mudik: Penumpang Lampaui Proyeksi
Berdasarkan data per 18 Maret 2026, PELNI mencatat keberangkatan 28.078 penumpang dalam sehari. Angka ini melampaui proyeksi awal perusahaan sebesar 2,7 persen.
Secara kumulatif, sejak 6 hingga 18 Maret 2026, total penumpang telah mencapai 253.208 orang, yang terdiri dari penumpang kapal reguler dan kapal perintis.
Hingga saat ini, total penjualan tiket untuk periode Lebaran (6 Maret – 6 April 2026) telah menembus 424.836 tiket. Angka ini setara dengan 56,5 persen dari total kuota 751.550 kursi yang disediakan perusahaan.
Baca Juga: Mudik Lebaran 2026: Dirut PELNI dan BP BUMN Cek Kesiapan KM Dobonsolo di Tanjung Priok
PELNI mengimbau calon pemudik untuk datang sesuai jadwal boarding dan memastikan dokumen identitas asli terbawa guna menghindari hambatan saat verifikasi di pelabuhan.
Dengan sistem e-boarding pass yang kini lebih mapan, proses keberangkatan diharapkan berjalan lebih tertib dan minim antrean fisik. (*)






