Menurutnya, penerapan teknologi harus berjalan menyeluruh di seluruh proses bisnis, termasuk dalam operasional kapal sehari-hari.
“Proyek ini tidak hanya memperkuat infrastruktur komunikasi di armada kami, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen PELNI dalam menerapkan Good Corporate Governance serta meningkatkan keselamatan pelayaran,” ujar Anik.
Baca Juga: Tiket Gratis Kapal PELNI Masih Tersedia, Segera Daftar untuk Rute Mudik Lebaran Ini!
Anik juga menambahkan bahwa pemanfaatan teknologi LEO memungkinkan kapal penumpang PELNI menghadirkan layanan komunikasi yang lebih andal.
Teknologi ini dinilai mampu mendukung koordinasi real-time antara awak kapal dan tim darat, sekaligus meningkatkan kenyamanan bagi penumpang selama perjalanan.
“Kami sangat mengapresiasi kerja sama dengan PT Dwi Tunggal Putra dalam pengadaan layanan SisKomKap berbasis LEO. PELNI berkomitmen untuk terus bertransformasi digital, sejalan dengan visi PELNI menjadi pelayaran unggul dan berdaya saing global yang mendukung konektivitas serta ekosistem logistik maritim Indonesia,” tambah Anik.
Sebagai perusahaan pelayaran nasional, PELNI terus menegaskan komitmennya untuk menjadi pelopor transportasi laut yang aman, nyaman, dan terjangkau di Indonesia.
Integrasi inovasi teknologi seperti SisKomKap berbasis LEO diharapkan dapat meningkatkan keselamatan operasional, mutu layanan penumpang, serta memperkuat konektivitas antarwilayah guna mendukung pertumbuhan ekonomi maritim dan efisiensi logistik nasional. (*)






