Digitalisasi dan Fasilitas Anti-Bakteri
Transformasi PELNI juga menyasar area privat dan fasilitas tidur. Perusahaan mengganti kasur di seluruh armada dengan material yang diklaim anti-bakteri, anti-air, serta anti-api.
Baca Juga: Gula-gula dari Dek Kapal: Pelni Tebar Diskon Tiket Mudik 30 Persen
Dari sisi keamanan digital, fitur smartlock yang sebelumnya sukses diujicobakan di KM Kelud, kini mulai diterapkan bertahap di KM Bukit Siguntang, KM Awu, dan KM Dorolonda.
“Kualitas kasur pada armada kami juga telah ditingkatkan menjadi bahan anti bakteri, anti air dan anti api guna meningkatkan kenyamanan dan kebersihan selama perjalanan,” tambah Nadya.
Evaluasi Terukur via Aplikasi
Guna memastikan layanan tetap terjaga, PELNI meluncurkan fitur rating dan review pada aplikasi PELNI Mobile. Penumpang kini bisa memberikan ulasan jujur terkait empat indikator utama: kebersihan, fasilitas, makanan, dan pelayanan.
“Fitur rating dan review di PELNI Mobile menjadi alat yang sangat penting bagi kami untuk memastikan proses evaluasi dan peningkatan layanan berjalan secara terukur dan berkelanjutan. Kami mengajak seluruh penumpang untuk aktif memberikan masukan jujur setelah perjalanan,” pungkasnya.
Melalui penguatan layanan digital dan pembenahan fasilitas fisik, PELNI optimistis dapat mendukung konektivitas nasional serta memperlancar arus mudik Lebaran 2026 dengan standar yang lebih modern. (*)






