-
Penyediaan Agen46 Mini Bank dan Bank Sampah.
-
Fasilitasi pembukaan rekening siswa.
-
Penerapan Kartu Siswa berbasis reader untuk absensi elektronik.
Selain itu, BNI juga menyiapkan sistem pengelolaan keuangan yang komprehensif, meliputi penyaluran dana dari Kementerian Sosial ke sekolah, payroll guru, transaksi mitra (katering dan laundry), serta dashboard monitoring keuangan sekolah. Seluruh transaksi keuangan ini diimplementasikan secara cashless melalui layanan QRIS dan BNIdirect.
Baca Juga :Â BNI Perluas Inklusi Keuangan dengan Agen46 hingga ke Pelosok Kota Bima
Direktur Kelembagaan BNI, Eko Setyo Nugroho, menjelaskan bahwa dukungan ini bertujuan untuk menghadirkan layanan keuangan inklusif sekaligus mendorong tata kelola pendidikan yang akuntabel.
“Melalui dukungan ini, BNI ingin memastikan pengelolaan administrasi pendidikan di Sekolah Rakyat berjalan modern, transparan, dan efisien,” ujar Eko.
Implementasi nyata terlihat di Sekolah Rakyat 9 Banjarbaru yang kini telah dilengkapi berbagai sarana pembelajaran dan penunjang, seperti gedung pendidikan, aula serbaguna, Gedung Olahraga (GOR), musala, amphitheater, hingga ruang makan, yang seluruhnya mendukung proses belajar yang berkelanjutan.
Sinergi antara lintas kementerian dan BUMN, khususnya keterlibatan BNI dalam Program Sekolah Rakyat, diharapkan dapat mempercepat pemerataan akses pendidikan serta memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia di Indonesia. Ke depan, dukungan berkelanjutan dari sektor perbankan dinilai menjadi kunci agar program ini dapat memberikan dampak nyata dan inklusif bagi generasi penerus bangsa.






