Peringatan ini menjadi momen strategis untuk menhttps://urbancity.co.id/wp-content/uploads/2019/10/Post-1.pngg pertumbuhan UMKM dan melahirkan wirausahawan tangguh yang siap bersaing. Semangat ini sejalan dengan visi besar menuju Indonesia Emas 2045 serta nilai-nilai pembangunan ekonomi kerakyatan dalam Asta Cita 3 dan Asta Cita 6.
BNI sendiri punya perhatian serius pada sektor UMKM khusunya yang berorientasi ekspor. Dukungan konkret tersebut diwujudkan melalui program Xpora Powered by BNI, yang menjadi motor penggerak UMKM Go Global. Fokus utama program ini pada 2025 adalah advisory dan penyelenggaraan business event yang membuka peluang peningkatan daya saing dan dampak bisnis UMKM secara langsung.
Bentuk nyata dukungan BNI terhadap segmen UMKM juga dengan adanya program yang tersegmentasi dalam pemberdayaan UMKM di beberapa sektor antara lain Program BNI Jejak Kopi Khatulistiwa (JKK), Program BNI UMKM Ramah Lingkungan (BUMI) maupun BNI Desa Digital Khatulistiwa (Dedikasi) serta program menhttps://urbancity.co.id/wp-content/uploads/2019/10/Post-1.pngg UMKM naik kelas.
Hingga April 2025, total kredit yang disalurkan BNI kepada debitur UKM berorientasi ekspor telah mencapai Rp33,6 triliun, mencakup 39.845 debitur di berbagai sektor strategis. Sektor-sektor tersebut meliputi manufaktur (Produksi Perikanan, Produk Kayu, Tekstil), perdagangan (Perikanan, Seni Kayu, Kerajinan Tangan), Pertanian, Sumber Daya Alam dan Lainnya.






