Jaringan toko ini mencatat omzet lebih dari Rp236 triliun per tahun, atau meningkat sekitar 42 persen sejak bergabung dengan SRC.
Riza menilai capaian tersebut menunjukkan pentingnya dukungan pemberdayaan yang terstruktur, sistematis, dan berkelanjutan agar pengusaha UMKM semakin berdaya saing.
Baca Juga: LinkUMKM BRI Bantu 14,8 Juta UMKM Naik Kelas Lewat Digital
Keterlibatan toko ritel SRC turut berkontribusi menjaga stabilitas konsumsi rumah tangga dan menyediakan lapangan kerja bagi jutaan masyarakat.
“Data menunjukkan, 77 persen toko SRC berhasil menambah jenis usaha, sementara 51 persen di antaranya menyerap tenaga kerja, sehingga menciptakan peluang kerja di lingkungan sekitar,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, untuk memperkuat kemandirian pengusaha UMKM dan toko ritel, Kementerian UMKM terus menjalankan sejumlah program strategis, antara lain integrasi satu data melalui SAPA UMKM dan penguatan ekosistem kewirausahaan lewat Entrepreneur Hub.
Kemudian, formalisasi usaha melalui perizinan dan sertifikasi, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta perluasan akses pasar melalui jaringan kemitraan dan pemanfaatan infrastruktur publik.
Baca Juga: Jangan Ragukan! Bank Mandiri Komit Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan UMKM
“Kami mengapresiasi PT HM Sampoerna Tbk. atas komitmen dan kontribusinya dalam membangun ekosistem UMKM yang tangguh. Kepada seluruh Mitra SRC dan pengusaha toko kelontong sebagai pahlawan ekonomi bangsa, teruslah berkarya, belajar, dan berkolaborasi dengan semangat kebersamaan,” tutur Riza.






