URBANCITY.CO.ID – Perum BULOG menegaskan komitmennya dalam memperkuat kedaulatan pangan nasional dengan terjun langsung mendukung panen raya jagung kuartal I dan tanam serentak kuartal II di Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Kamis, 2 April 2026.
Langkah ini diambil untuk memastikan stabilitas harga di tingkat petani sekaligus mengamankan pasokan komoditas strategis.
Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, menyatakan kekagumannya atas produktivitas lahan di Blora yang mencapai 7 ton per hektare.
Ia menegaskan bahwa BULOG akan bertindak sebagai off-taker (penyerap) hasil panen petani secara maksimal.
Baca Juga: Perkuat Ketahanan Pangan, BULOG Siapkan 100 Titik Infrastruktur Pascapanen di 92 Kabupaten
“Kami melihat langsung semangat luar biasa para petani Blora. BULOG berkomitmen menyerap seluruh produksi jagung yang ada di Blora, baik untuk pakan ternak maupun kebutuhan bioetanol,” ujar Ahmad Rizal Ramdhani.
Peluang Bioetanol dan Hilirisasi
Rizal menambahkan, jagung kini memiliki nilai strategis baru selain sebagai pakan ternak, yakni sebagai bahan baku energi terbarukan. Hal ini menjadi angin segar bagi para petani di daerah basis pertanian seperti Blora.
“Kebutuhan bioetanol nasional sangat besar, sehingga membutuhkan sekitar 3,2 juta ton jagung. Ini peluang besar bagi petani karena jagung dapat dipanen dalam waktu relatif singkat, sekitar 3 bulan,” kata Rizal.
Senada dengan itu, Bupati Blora Arief Rohman berharap adanya langkah konkret terkait hilirisasi di wilayahnya.




