URBANCITY.CO.ID – Kementerian Perdagangan resmi menaikkan Harga Patokan Ekspor (HPE) sejumlah komoditas pertambangan untuk periode kedua Maret 2026.
Kenaikan ini dipicu oleh tren penguatan harga mineral di pasar internasional seiring dengan melonjaknya permintaan dunia di sektor industri dan investasi.
Berdasarkan aturan terbaru, HPE konsentrat tembaga (Cu ≥ 15 persen) ditetapkan sebesar USD 6.792,97 per Wet Metrik Ton (WMT).
Angka ini meningkat 1,63 persen dibandingkan periode pertama Maret 2026 yang berada di posisi USD 6.684,18 per WMT.
Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Tommy Andana, menjelaskan bahwa geliat sektor manufaktur global menjadi motor utama kenaikan harga ini.
Baca Juga: Kemendag Tetapkan HPE Maret 2026: Konsentrat Tembaga Turun Tipis, Harga Referensi Emas Melonjak
“Kenaikan HPE konsentrat tembaga pada periode kedua Maret 2026 terjadi karena meningkatnya permintaan dunia terhadap tembaga, terutama dari sektor kelistrikan, manufaktur, dan teknologi,” ujar Tommy dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 15 Maret 2026.
Logam Mulia Turut Terkerek
Tak hanya tembaga, komoditas emas juga mencatatkan kenaikan signifikan. HPE emas kini dipatok sebesar USD 165.118,45 per kilogram, naik dari periode sebelumnya yang sebesar USD 161.568,53 per kilogram. Sementara itu, Harga Referensi (HR) emas merangkak naik ke level USD 5.135,76 per troy ounce (t oz).
Menurut Tommy, pergerakan positif pada logam mulia ini didorong oleh fungsi emas sebagai instrumen lindung nilai dan bahan baku industri.




