URBANCITY.CO.ID – PT Pertamina Gas (Pertagas) resmi menyelesaikan Proyek Restaging Kompresor di Distrik Cilamaya, Jawa Barat. Proyek strategis ini bertujuan untuk meningkatkan keandalan operasional serta memperkuat sistem transmisi gas bumi guna menyokong kebutuhan energi di wilayah Jawa bagian Barat.
Direktur Utama PT Pertamina Gas, Indra P. Sembiring, dalam peresmian fasilitas tersebut menyatakan bahwa pembaruan ini tidak hanya menaikkan kapasitas operasional, tetapi juga memperkokoh integritas aset perusahaan.
Infrastruktur yang tangguh dinilai menjadi kunci dalam menjaga stabilitas distribusi energi bagi sektor-sektor krusial.
“Dengan infrastruktur yang lebih andal dan resilien, Pertagas dapat memastikan kesinambungan pasokan energi yang menjadi kebutuhan vital bagi sektor industri, kelistrikan, dan perekonomian nasional,” ujar Indra.
Baca Juga: Napas Baru di Jalur Pipa Sei Mangkei, Pertagas Dorong Daya Saing Industri Oleochemical
Sinergi dan Ketepatan Waktu
Indra menjelaskan, restaging ini merupakan wujud sinergi antara Pertagas sebagai bagian dari Subholding Gas (SHG) dengan Pertamina EP. Kerja sama ini memastikan infrastruktur midstream siap mendukung kebutuhan energi nasional secara berkelanjutan.
Pekerjaan konstruksi proyek ini tergolong cepat. Dimulai pada akhir Agustus 2025, proyek rampung dalam waktu kurang dari enam bulan. Tahapan commissioning pun telah dilaksanakan dengan aman pada Januari 2026 lalu.
“Melalui proyek ini, Pertagas memastikan infrastruktur transmisi gas siap beroperasi secara andal dan fleksibel untuk mendukung kebutuhan energi nasional, baik saat ini maupun ke depan,” katanya.




