URBANCITY.CO.ID – Di tengah tantangan penurunan produksi minyak alami di lapangan migas tua seperti Pangkalan Susu, PT Pertamina EP Pangkalan Susu Field di bawah naungan Pertamina Hulu Rokan Zona 1 memulai tahun 2026 dengan langkah ambisius: pengeboran sumur baru.
Ini bukan sekadar operasi rutin, melainkan upaya gigih menjaga pasokan energi nasional di masa depan, di saat dunia bergulat dengan transisi energi dan ketidakpastian geopolitik.
Field Manager Pertamina EP Pangkalan Susu, Edwin Susanto, mengungkapkan rencana pengeboran sumur PPT-A1 yang dijadwalkan Februari 2026 di Desa Hamparan Perak, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang. Tak berhenti di situ, kegiatan serupa akan menyusul di sumur PPT-B1 dan PPT-OS, yang saat ini masih dalam proses pembebasan lahan.
“Untuk sumur baru PPT A1 sudah siap, rencananya dilakukan pengeboran pada Februari 2026 ini. Saya optimistis pengeboran sumur baru akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan produksi minyak di Pangkalan Susu Field,” ujarnya dikutip Urbancity melalui siaran resmi, Rabu, 4 Februari 2026.
Baca Juga: Pertamina EP Mulai Bangun Fasilitas Gas di Lapangan Bambu Merah
Susanto menjelaskan, lapangan migas yang telah berusia tua ini menghadapi tantangan natural decline—penurunan produksi minyak secara alami.
Untuk mengatasinya, Pertamina EP Pangkalan Susu Field konsisten menjalankan program well intervention pada sumur eksisting dan perawatan rutin, agar target produksi tetap tercapai.
Namun, optimalisasi saja tak cukup; pengeboran sumur baru pun digencarkan. Sepanjang 2025, perusahaan berhasil mengebor tiga sumur baru: SEC-16, PPJ-67, dan PPJ-68.




