“Oilfield recovery diharapkan dapat membantu Pertamina dalam memaksimalkan produksi minyak nasional khususnya lapangan-lapangan migas dalam negeri yang telah mengalami penurunan produksi secara alami atau natural decline,” ujar Simon.
Baca Juga: Bos Pertamina Turun Gunung, Sidak Kualitas BBM di SPBU Jakarta
Simon menambahkan, kolaborasi ini tidak hanya sekadar soal angka produksi, tetapi juga mencakup transfer teknologi, penguatan kapabilitas sumber daya manusia, serta penerapan praktik operasi berstandar global.
Melalui teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR) dan solusi pengeboran yang lebih efisien, Pertamina menargetkan peningkatan lifting nasional secara berkelanjutan.
“Dengan dukungan teknologi dan pengalaman global, kami optimistis lapangan-lapangan mature dapat kembali memberikan kontribusi signifikan terhadap produksi nasional,” tegas Simon.
Langkah ini mempertegas komitmen Pertamina dalam mendukung agenda pemerintah untuk memperkuat kedaulatan energi nasional sekaligus memperluas kemitraan strategis internasional yang berdampak pada perekonomian Indonesia. (*)




