Baca Juga: Tunjukkan Komitmen Lingkungan dan Sosial, Pertamina EP Sangasanga Field Raih PROPER Emas
Fasilitas yang dikembangkan mencakup scrubber gas berkapasitas 8 MMSCFD, DHU berkapasitas 9 MMSCFD, tiga unit kompresor gas masing-masing 0,5 MMSCFD, serta fasilitas pendukung lainnya.
Manager Project Pertamina EP Zona 7, Ahmad Firdaus Fasa, mengatakan tahap ini penting untuk meningkatkan produksi migas nasional.
“Kami berkomitmen melaksanakan seluruh pekerjaan dengan mengutamakan keselamatan, kualitas, dan kepatuhan terhadap regulasi. Dukungan dari SKK Migas, Pertamina EP Zona 7, Subang Field, serta mitra kerja menjadi modal penting untuk mencapai target operasional yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Head of Communication, Relations & CID Pertamina EP Zona 7, Wazirul Luthfi, menilai proyek ini strategis untuk ketahanan energi nasional.
Baca Juga: Tingkatkan Cadangan Migas, Pertamina EP Tarakan Field Siap Bor Sumur Eksplorasi SBK Deep-001
“Kami memastikan setiap tahap pekerjaan berjalan sesuai aspek HSSE dan tata kelola, dengan koordinasi intensif dengan SKK Migas serta pemangku kepentingan lainnya,” kata Wazirul.
Ia menekankan pentingnya komunikasi dan sinergi lintas sektor agar proyek lancar hingga beroperasi.
Fabrikasi paket DHU dilakukan oleh mitra PT Bahana Karya Mandiri selama 280 hari kalender, mulai 5 Desember 2025. Paket ini akan dikirim ke SP CLU pada pertengahan September 2026.
Tahap berikutnya adalah konstruksi dan commissioning selama dua bulan, dengan target operasi pertama (startup/onstream) pada November 2026. (*)






