URBANCITY.CO.ID – Satu meja dua raksasa di jalur bioenergi. Panggung transisi energi Indonesia kedatangan kolaborasi baru yang cukup menyita perhatian. Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) dan keluarga besar Medco Energi resmi bersalaman.
Selasa, 27 Januari lalu, di Griya Arifin Panigoro, kedua entitas ini meneken nota kesepahaman untuk menjajaki ekosistem bioenergi yang lebih hijau. Fokusnya spesifik: menyulap High Acid Crude Palm Oil (HACPO) menjadi biodiesel dan membangkitkan kembali “raksasa tidur” pabrik bioetanol di Lampung.
Langkah ini bukan sekadar seremoni tanda tangan di atas kertas. Pertamina NRE dan PT Medco Intidinamika akan langsung tancap gas melakukan studi kelayakan lintas aspek, mulai dari urusan teknis hingga ekonomi pasar.
Salah satu poin menarik adalah rencana reaktivasi pabrik PT Medco Ethanol Lampung (MEL) yang diharapkan menjadi motor penggerak bauran energi bersih nasional. Tak tanggung-tanggung, mereka juga melirik Envien Group, pemain bioenergi internasional, untuk menyuntikkan teknologi global ke proyek lokal ini.
Baca Juga: Pertamina NRE Kuasai 20% Saham CREC Filipina, Dorong Energi Terbarukan ASEAN
Direktur Utama Pertamina NRE, John Anis, menegaskan bahwa kemitraan ini adalah kunci untuk memperluas portofolio energi terbarukan, terutama di sektor biofuel.
“Kolaborasi ini menjadi langkah penting bagi Pertamina NRE dalam memperluas portofolio energi terbarukan, khususnya biofuel. Pengembangan biodiesel berbasis HACPO dan bioetanol tidak hanya memperkuat ketahanan energi, tetapi juga mengoptimalkan potensi sumber daya biofuel yang ada di Indonesia,” ujar John.




