Baca Juga: Sumur Libo SE #86 Pertamina Hulu Rokan Produksi 1.274 BOPD: Murni Minyak Tanpa Air
Momentum Pertumbuhan Hulu Migas
Capaian di Barokah-1 ini menambah deretan keberhasilan Petronas di kawasan tersebut, menyusul pengembangan Lapangan Hidayah di WK North Madura II yang telah mencapai Keputusan Investasi Akhir (Final Investment Decision/FID) pada Oktober 2024.
Presiden Direktur Petronas North Ketapang Sdn. Bhd., Yuzaini Md Yusof, turut mengapresiasi sinergi antar-pemangku kepentingan yang membuat program pengeboran ini berjalan mulus.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia dan para mitra atas kolaborasi yang telah memungkinkan keberhasilan program pengeboran ini, sejalan dengan upaya kami mendorong pertumbuhan hulu migas yang bertanggung jawab untuk mendukung sektor energi Indonesia,” kata Yuzaini.
Respons SKK Migas
Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, menyambut positif temuan ini sebagai sinyal kuat bahwa cekungan di Jawa Timur masih menyimpan potensi migas yang masif.
Baca Juga: Dari Hitam ke Hijau: Keajaiban Mikroba Pemulih Tanah Riau
Pemerintah berharap temuan ini bisa segera dikonversi menjadi produksi nyata untuk mengejar target lifting nasional.
“SKK Migas menyambut positif capaian ini dan akan terus mendukung langkah PETRONAS dalam tahap evaluasi berikutnya agar potensi ini dapat segera diproduksikan untuk meningkatkan lifting migas dan mendukung tercapainya ketahanan energi nasional,” tutur Djoko.
Selain mengelola WK North Ketapang, Petronas tercatat mengoperasikan sejumlah blok lain di Jawa Timur seperti WK Ketapang, North Madura II, dan Serpang.




