Ia menegaskan bahwa CNG bukan hanya alternatif energi yang efisien, tetapi juga merupakan wujud konkret pemerataan akses energi bagi masyarakat.
“Dengan memanfaatkan gas bumi melalui CNG, Indonesia menapaki pilar transisi energi yang menghubungkan masa depan yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan,” ungkap Safriyanto.
Sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Safriyanto, Direktur Komersial PGN Aldiansyah Idham menambahkan bahwa proyek ini tidak hanya memperluas pasar gas bumi, tetapi juga memperkuat ketahanan energi nasional dan pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
“Pembangunan MS Medan adalah wujud komitmen Subholding Gas dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 melalui penyediaan energi bersih yang terjangkau dan dapat diakses luas oleh masyarakat sekaligus mendukung program Pemerintah dalam mengurangi subsidi karena pasokan gas bumi 100% berasal dari dalam negeri,” ujar Aldiansyah.
Baca juga: City Gas Tour 2025 PGN Hadir di 4 Kota Sumatera, Dorong Pemanfaatan Energi Bersih Gas Bumi
Direktur Utama Gagas Santiaji Gunawan, menyampaikan bahwa saat ini pembangunan telah memasuki tahap awal, meliputi Pekerjaan Sipil seperti pembongkaran bangunan eksisting, pengurukan, dan pamadatan lahan. “Kami optimis MS Medan dapat mulai beroperasi sebelum akhir tahun 2025 untuk melayani pelaku usaha di Kota Medan dan sekitarnya” ungkapnya.
Pembangunan MS Medan juga melibatkan sinergi dengan PT PGN Solution sebagai mitra pelaksana konstruksi dan diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan gas bumi melalui CNG yang efisien dan ramah lingkungan.






