Baca Juga: Tersangka Korupsi Pengadaan LNGÂ Sebut Dirinya Tidak Terlibat
Direktur Utama Gagas Muhammad Hardiansyah mengatakan, penambahan BBG pada kendaraan akan mendukung jarak tempuh kendaraan, sekaligus mendukung program ‘langit biru’ Pertamina untuk mewujudkan Net Zero Emission.
Pada 1 tanki gas CNG dapat diisi gas sampai dengan 15 liter. Untuk pengisian gasnya memerlukan waktu 1 – 2 menit. Total jumlah rata-rata kendaraan yang mengisi GasKu di seluruh SPBG dan MRU Gagas mencapai 2016 unit per hari.
“Saat ini, stasiun pengisian BBG tersedia Jakarta, Bekasi, Bogor, Semarang, Palembang, Balikpapan, Subang, Prabumulih, Sukabumi, Purwakarta, Serang, Cilegon, Lampung, Batam, Surabaya, Gresik dan Bandung. Total jumlah SPBG& MRU Pertamina Group sebanyak 72 station,” ungkap Muhammad Hardiansyah.
Pada kesempatan yang sama, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso menjelaskan, di era transisi energi, Pertamina juga mengusung gas menjadi bahan bakar transisi.
Hal itu dilakukan mengingat gas merupakan bahan bakar yang rendah emisi dan dapat digunakan untuk mendukung sektor transportasi publik.
“Penggunaan gas dapat berkontribusi untuk mengurangi emisi karbon yang menjadi komitmen Pertamina dalam mencapai target Net Zero Emission,” pungkas Fadjar.
Dapatkan Informasi Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS






