Baca Juga: PHE Dominasi Produksi Minyak Nasional, Dukung Swasembada Energi untuk Masa Depan
Hermansyah menilai penyelesaian proyek ini sebagai momentum untuk mengoptimalkan potensi migas Indonesia.
“Proyek-proyek ini tidak hanya menambah kapasitas produksi, tetapi juga menjadi bukti bahwa teknologi dan inovasi perwira Subholding Upstream, mitra kerja, serta kolaborasi dengan para pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mengoptimalkan potensi migas Indonesia,” katanya.
Menjelang akhir tahun, eksplorasi sumur PPC-01 di Struktur Padang Pancuran oleh PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Jambi Merang berhasil onstream dengan produksi melampaui target: 451,42 BOPD hingga 26 Desember 2025, lebih tinggi dari target 400 BOPD.
Ke depan, PHE berjanji menggenjot eksplorasi dan pengembangan lapangan untuk menjaga ketahanan energi nasional dan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Baca Juga: PHE Dukung Ketahanan Energi, Produksi Minyak Capai 553,67 Ribu Barel per Hari
Tak lupa, PHE menekankan komitmen pada prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Kebijakan Zero Tolerance on Bribery diperkuat dengan pencegahan fraud dan penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) berstandar ISO 37001:2016, memastikan bisnis bersih dari penyuapan.
Di era di mana energi menjadi rebutan, PHE tampaknya siap menjadi pemain utama yang tak hanya menghasilkan, tapi juga bertanggung jawab. (*)






