URBANCITY.CO.ID – Bandara Pinang Kampai Dumai kembali mengudara. Setelah tevitalisasi sekian lama senyap, deru mesin pesawat pun akan kembali memecah langit Dumai.
PT Pelita Air Service (PAS) resmi merampungkan reaktivasi Bandara Pinang Kampai, sebuah langkah krusial untuk menghidupkan kembali urat nadi transportasi udara di gerbang pesisir Riau tersebut.
Dengan landasan pacu sepanjang 1.800 meter yang kini siaga, bandara ini dipersiapkan untuk melayani penerbangan reguler maupun carter.
Direktur Utama Pelita Air Service, Dendy Kurniawan, menyebut reaktivasi ini sebagai buah manis dari orkestrasi lintas sektoral.
“Sinergi yang kami jalin dengan Pemerintah Kota Dumai, Kementerian Perhubungan, AirNav dan BMKG menjadi hal yang esensial dalam proyek reaktivasi Bandara Pinang Kampai. Kami dan seluruh pemangku kepentingan berada dalam komitmen yang sama untuk meningkatkan konektivitas udara nasional, khususnya di wilayah Sumatra,” ujar Dendy.
Baca Juga: Pertamina Siapkan Diskon Mudik Lebaran 2025, Termasuk Harga Avtur dan Tiket Pelita Air
Lampu hijau operasional ini tak datang tiba-tiba. Pinang Kampai harus melewati serangkaian audit ketat untuk mengantongi Sertifikat Bandar Udara serta Sertifikat Pelayanan Navigasi dan Komunikasi Penerbangan yang selaras dengan Civil Aviation Safety Regulations (CASR).
Tak hanya soal aspal pacu, aspek keselamatan teknis pun diperkuat dengan pemasangan perangkat barometer baru oleh BMKG untuk menjamin akurasi data cuaca.
“Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga turut memberikan dukungan teknis melalui instalasi perangkat barometer untuk memastikan akurasi data di area bandara. Hal ini penting dalam menjamin keselamatan penerbangan,” ucap Dendy.




