“Akan berdampak (memberi terang) kepada 2.000 kepala keluarga yang ada di dua daerah tersebut, yaitu di Dusun Gili Labak dan juga di Desa Pagerungan Kecil karena masing-masing itu 1 MW. Jadi kebetulan ini akan jadi percontohan dan harapannya ini bisa segera direalisasikan,” tambah Rosan.
Baca Juga: Mudik Lebaran 2026: PLN Siagakan 1.681 SPKLU dan 72 Ribu Personel di Jalur Mudik
Pemanfaatan energi surya ini diproyeksikan mampu memangkas konsumsi bahan bakar minyak (BBM) hingga 1,1 juta liter per tahun.
Menjawab Tantangan Geografis Madura
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyambut baik bantuan tersebut. Mengingat Sumenep memiliki 126 pulau dengan 48 di antaranya berpenghuni, penyediaan infrastruktur kabel bawah laut hampir mustahil dilakukan di semua titik.
“Karena ini sangat penting bagi kami dalam rangka terus mendorong agar elektrifikasinya semakin naik, sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat di Kabupaten Sumenep, khususnya kepada Bapak Presiden, Danantara Indonesia termasuk juga PT PLN (Persero),” kata Achmad.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa PLN siap bergerak cepat melakukan eksekusi di lapangan. Ia memandang kolaborasi dengan Danantara sebagai kunci suksesnya transisi energi nasional.
Baca Juga: Karyawan PLN Donasi Listrik Gratis untuk 2.533 Keluarga Miskin Lewat Program Light Up The Dream
“Terima kasih kepada Danantara Indonesia, dalam hal ini Bapak Rosan atas inisiatif yang mendorong lahirnya kolaborasi ini. PLN siap menindaklanjuti kerja sama ini agar pemanfaatan PLTS hibah tersebut dapat segera terealisasi dan menghadirkan listrik yang andal bagi masyarakat di dua wilayah Kabupaten Sumenep,” pungkas Darmawan. (*)






