General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sumatera, Amiruddin, menegaskan prioritas perusahaan: keandalan sistem dan pelayanan masyarakat. PLN tidak menunggu risiko membesar; begitu terdeteksi, langsung bergerak.
Baca Juga: Dari Lapas Menuju Mandiri: Warga Binaan Raih Keterampilan Lewat Program FABA PLN
“Pembangunan dua tower darurat ini merupakan bentuk kesiapsiagaan PLN untuk memastikan pasokan listrik tetap andal dan masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang,” ujar Amiruddin.
Amiruddin menambahkan, pemantauan intensif dan koordinasi ketat terus dilakukan. “Di balik setiap pekerjaan, terdapat tanggung jawab besar untuk menjaga kehidupan masyarakat tetap bergerak. PLN akan terus berada di garda terdepan dalam memastikan pasokan listrik tetap menyala,” pungkas Amiruddin.
Di balik operasi ini, terlihat bagaimana PLN tidak hanya sebagai penyedia energi, tapi juga penjaga ketahanan nasional di ujung negeri yang sering diuji alam. Dengan langkah sigap ini, Aceh kembali menyala, membuktikan bahwa infrastruktur listrik bukan sekadar kabel dan tower, melainkan fondasi kehidupan. (*)






