Baca juga: Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman Steinmeier di Istana Merdeka
Mereka menargetkan transformasi pendidikan tinggi agar mampu menyediakan tenaga ahli dalam jumlah yang memadai.
“Kami diminta memastikan SDM-SDM, lulusan-lulusan perguruan tinggi kita itu nantinya betul-betul bisa memenuhi kebutuhan SDM untuk pengembangan industri hilirisasi,” ucap dia.
Kementerian fokus memetakan kebutuhan tenaga kerja di sektor-sektor strategis agar proses hilirisasi tidak terhambat oleh kurangnya tenaga ahli.
Koordinasi antara akademisi dan pelaku industri akan menjadi langkah krusial dalam mencapai target tersebut.
Fokus Hilirisasi Mineral dan Akuakultur
Pemerintah memprioritaskan pengembangan hilirisasi pada sektor mineral dan akuakultur sebagai mesin ekonomi baru bagi Indonesia.
Brian menekankan pentingnya antisipasi dini terhadap kebutuhan SDM agar industri yang sedang pemerintah akselerasi tidak mengalami kendala.
Baca juga: Alasan Presiden Prabowo Tunjuk Nanik S. Deyang Jadi Nakhoda Baru Badan Gizi Nasional
Perguruan tinggi memegang peran utama dalam menyuplai tenaga kerja terampil yang siap pakai sesuai dengan dinamika kebutuhan industri modern.
“Jadi, kami diminta betul-betul memastikan, jangan sampai nanti industri yang akan di-boosting ini, yang akan dikembangkan secara cepat ini, kemudian mengalami kekurangan SDM, ataupun SDM-nya nanti nggak sesuai,” lanjutnya.
Pemerintah berkomitmen memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi guna mencetak generasi muda yang inovatif.




