Efisiensi Lewat Konsolidasi Aset
Untuk menjamin keamanan modal asing, Prabowo menjelaskan peran sovereign wealth fund Indonesia yang kini mengonsolidasikan aset-aset negara dalam manajemen terpadu.
Baca Juga: Investasi Syariah Aman: BNI Sekuritas Tawarkan Sukuk Ritel SR024 Berkupon 5,90 Persen
Langkah ini diambil guna meningkatkan efisiensi dan menutup celah penyalahgunaan wewenang yang selama ini menjadi momok bagi investor.
“Kami menginginkan manajemen yang rasional, praktik terbaik. Kami ingin memberantas korupsi dan penyalahgunaan wewenang, dan hasilnya sangat menjanjikan,” ucap mantan Menteri Pertahanan tersebut.
Prabowo mengeklaim, pada tahun pertama operasional manajemen aset terpadu ini, hasil yang dicapai sangat menggembirakan. Beberapa aset negara tercatat mengalami lonjakan pengembalian (return) yang signifikan.
“Beberapa di antaranya menghasilkan peningkatan hampir 300 persen dalam pengembalian aset. Ini sangat menggembirakan, tetapi kita tahu bahwa kita masih memiliki jalan panjang yang harus ditempuh. Namun, kita optimis dengan arah perkembangan kita,” jelasnya.
Baca Juga: Investasi USD 15 Miliar, Eni Finalkan Proyek Gas Raksasa di Lepas Pantai Kalimantan Timur
Menutup pidatonya, Prabowo kembali menegaskan bahwa Indonesia tidak lagi sekadar mencari pembeli, melainkan mitra strategis yang mau melakukan transfer teknologi dan tumbuh bersama dalam jangka panjang.
“Sekali lagi, kita menawarkan peluang, tetapi sekarang kita menawarkan kemitraan yang nyata. Kita mencari mitra yang siap bergabung dengan kita untuk membangun industri, menransfer teknologi, dan tumbuh bersama,” pungkasnya. (*)






