Tak hanya mengandalkan sumur baru, Pertamina juga melakukan strategi well intervention pada sumur BEL-053 di Kabupaten Muara Enim. Proses intervensi yang memakan waktu 13 hari tersebut sukses mengerek kapasitas produksi sumur hingga mencapai 650 BOPD.
Utamakan Keselamatan di Tujuh Wilayah Kerja
Meski tengah mengejar target produksi, Djudjuwanto menegaskan pihaknya tidak akan mengendurkan standar keselamatan kerja. Manajemen Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) tetap menjadi panglima dalam setiap aktivitas operasional di lapangan.
Baca Juga: Tutup Bulan K3, Pertamina EP Cepu Perkuat Ekosistem Keselamatan Kerja Regional 4
“Di tengah upaya peningkatan produksi, kami tetap menempatkan keselamatan kerja dan operasional sebagai prioritas utama. Kami juga mengapresiasi dukungan para pemangku kepentingan dan pemerintah daerah sehingga kegiatan operasional dapat berjalan lancar dan kondusif,” ujarnya.
Saat ini, PHR Regional Sumatera Zona 4 mengelola tujuh wilayah kerja strategis, termasuk Prabumulih Field, Adera Field, hingga Ramba Field. Area operasionalnya membentang luas di dua kota dan sembilan kabupaten di Sumatera Selatan, di bawah pengawasan ketat SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). (*)






