Electric PLN Kesulitan Keluar dari Tekanan
Baca Juga: Proliga 2026: Bhayangkara Presisi Kudeta LavAni dari Puncak Klasemen Final Four
Memasuki set kedua, Gresik Phonska tidak mengendurkan serangan. Keunggulan jauh 11-6 langsung tercipta di awal gim.
Pelatih Electric PLN sempat mencoba melakukan penyegaran dengan mengganti setter Khalisa Rahma dengan Afra Hasna, namun tembok pertahanan Gresik yang digawangi Medi Yoku tetap sulit ditembus. Set kedua berakhir dengan keunggulan telak 25-15 bagi tim asal Jawa Timur tersebut.
Pada set ketiga, Jakarta Electric PLN sempat memberikan perlawanan sengit dan memimpin lebih dulu. Kesalahan servis dari Annie Mitchem dan serangan tajam Bajema membawa Electric unggul 5-3. Namun, blok solid dari Medi Yoku kembali membalikkan keadaan menjadi 7-6.
Rebut Takhta Klasemen
Perebutan poin di set penutup ini berjalan lebih ketat dibandingkan dua set sebelumnya. Reli-reli panjang terjadi hingga skor sempat berhimpit di angka 14-13 untuk Electric.
Baca Juga: Hasil Proliga 2026: Megawati Cs Tekuk Popsivo 3-1, Pertamina Enduro Puncaki Klasemen
Namun, ketenangan mental para pemain Gresik Phonska terbukti lebih unggul. Mereka mengambil alih kendali di pertengahan set hingga memimpin 19-16, sebelum akhirnya mengunci kemenangan 25-19.
Dengan hasil ini, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia kini memimpin persaingan menuju Grand Final.
Konsistensi mereka dalam memenangi laga dengan skor kembar 3-0 menjadi ancaman serius bagi Jakarta Pertamina Enduro yang kini harus turun ke peringkat kedua klasemen sementara. (*)






