Direktur PTP Nonpetikemas, Indra Hidayat Sani, menegaskan bahwa tantangan industri saat ini membutuhkan sinergi yang kuat.
Baca Juga: Sasar Pasar Kanada, PTP Nonpetikemas Banten Ekspor Perdana Menara Turbin Angin
Program HiPo hadir untuk menjawab kebutuhan industri terhadap SDM yang mampu menghadapi kompleksitas operasional pelabuhan.
“Persaingan usaha di tengah ketidakpastian global menuntut integritas dan sinergi yang kuat. Keberhasilan program ini tidak terlepas dari dukungan holding dan subholding,” ungkap Indra Hidayat Sani.
Metode Pembelajaran Berbasis Praktik
Bambang Sakti menjelaskan bahwa HiPo Batch II menggunakan metode pembelajaran 10-20-70. Metode ini terdiri dari 10% pelatihan kelas, 20% pembelajaran sosial, dan 70% praktik langsung di lapangan guna mengoptimalkan durasi program tanpa mengurangi kualitas output.
Pada momen kelulusan tersebut, perusahaan juga memberikan penghargaan kepada peserta dengan performa terbaik (Top Talent) di masing-masing bidang, serta kategori Best Implementation Idea bagi kelompok yang menghasilkan gagasan implementasi paling inovatif untuk perusahaan. (*)






