Sepanjang tahun 2025, kebun ini telah menunjukkan performa solid dengan total produksi tandan buah segar (TBS) mencapai 44.887 ton dan produktivitas 19,4 ton per hektare.
“Kami ingin memastikan bahwa keberhasilan hari ini tidak berhenti pada angka produksi, tetapi berlanjut dalam bentuk kesinambungan usaha untuk jangka panjang,” tutur Eka.
Baca Juga: Produksi PKO PTPN IV Regional III Tembus 115 Ribu Ton, Digitalisasi Perkuat Tata Kelola
Dukung Ketahanan Pangan dan Energi
Eka menambahkan bahwa pembaruan struktur tanaman menjadi instrumen penting dalam menjaga daya saing sekaligus mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto terkait ketahanan pangan dan energi nasional.
Tanaman yang lebih muda dan seragam diprediksi akan menekan efisiensi biaya perawatan dan menjaga stabilitas pasokan bahan baku pabrik.
Sebelumnya, pada tahun lalu, Regional III juga telah menuntaskan peremajaan sawit renta dan konversi di lahan seluas 2.396,45 hektare yang tersebar di Kebun Lubuk Dalam, Terantam, Sei Berlian, hingga Air Molek I.
Dengan replanting 862 hektare ini, Kebun Air Molek 2 menegaskan komitmennya dalam melakukan transformasi operasional yang berbasis pada efisiensi dan keberlanjutan lingkungan di tengah tantangan industri sawit yang kian kompleks. (*)






