URBANCITY.CO.ID – Gelombang arus balik Lebaran 2026 dari Pulau Sumatera menuju Jawa mulai menunjukkan eskalasi signifikan.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memprediksi puncak pergerakan pemudik akan terjadi pada 24–25 Maret 2026. Meski volume kendaraan di Pelabuhan Bakauheni melonjak drastis, otoritas memastikan ritme penyeberangan masih terkendali.
Data Posko Bakauheni dalam 24 jam terakhir mencatat sebanyak 146 trip kapal telah melayani 51.751 penumpang, naik 30,5 persen dibanding tahun lalu.
Lonjakan paling mencolok terjadi pada sektor kendaraan yang mencapai 14.094 unit atau tumbuh 45,3 persen. Secara spesifik, pemudik motor naik 59,4 persen, sementara mobil pribadi meningkat 27,9 persen.
Baca Juga: Arus Mudik Lebaran 2026: ASDP Catat Penumpang Kapal Feri Tembus 2,5 Juta Orang
“Arus kendaraan masih dalam batas kapasitas layanan. Pola kedatangan cukup merata sehingga proses bongkar muat kapal berlangsung cepat tanpa hambatan berarti,” tulis manajemen ASDP dalam keterangan resminya, Selasa, 24 Maret 2026.
Skema Multi-Dermaga dan Pengalihan Truk
Guna menjaga stabilitas layanan, ASDP menerapkan skema multi-dermaga secara fleksibel untuk mendistribusikan penumpang dan kendaraan golongan I hingga VIA.
Sementara itu, untuk mengurai kepadatan di dermaga utama, kendaraan logistik golongan IVB hingga VIB dialihkan melalui Pelabuhan BBJ Muara Pilu.
Adapun truk bertonase besar (golongan VII hingga IX) diarahkan untuk menunggu di buffer zone dan sejumlah rest area jalan tol.
Baca Juga: Gilimanuk Kembali Berdenyut, ASDP Percepat Bongkar Muat Kapal Jadi 20 Menit




