URBANCITY.CO.ID – PT Pupuk Indonesia Niaga (PI Niaga) resmi menjalin kolaborasi strategis dengan PT Semen Baturaja (Persero) Tbk untuk memperkuat rantai pasok komoditas industri nasional.
Kerja sama ini dikukuhkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) mengenai perdagangan clay atau tanah liat yang berlangsung di Kantor Pusat PI Niaga, Jakarta, Selasa, 10 Maret 2026.
Kesepakatan ini melibatkan Direktur Utama PI Niaga, Trudo HD, dan Direktur Utama PT Semen Baturaja, Suherman Yahya.
Dalam skema ini, PI Niaga akan bertindak sebagai Arranger Buyer yang mengelola kebutuhan konsumen, sementara Semen Baturaja berperan sebagai produsen yang menjamin ketersediaan pasokan clay dari tambang mereka.
Direktur Utama PI Niaga, Trudo HD, menyatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari diversifikasi portofolio perusahaan di luar sektor pupuk.
Baca Juga: Pupuk Indonesia Gelar Operasi Pasar Murah, Penuhi Kebutuhan Pangan Selama Ramadan
“Kami melihat potensi besar dalam komoditas clay untuk memenuhi kebutuhan berbagai sektor, mulai dari Pupuk Indonesia Grup hingga pasar industri lainnya,” ujar Trudo.
Pemanfaatan Produk Sampingan
Bagi Semen Baturaja, clay merupakan produk sampingan (by-product) yang memiliki nilai ekonomis tinggi jika dioptimalkan.
Suherman Yahya menilai kerja sama ini sebagai sarana meningkatkan pemanfaatan potensi cadangan mineral yang dimiliki perusahaan.
Clay sendiri merupakan bahan baku penting dalam berbagai sektor, termasuk sebagai material penolong dalam produksi pupuk.
“Kerja sama ini dapat menjadi sarana untuk meningkatkan pemanfaatan potensi masing-masing perusahaan,” tutur Suherman.




