<strong>URBANCITY.CO.ID</strong> – Platform multi-brand perhotelan dan akomodasi RedDoorz, mencatat pendapatan sebesar Rp1 miliar sepanjang semester I 2024. Pencapaian ini diperoleh dari lini business to business (B2B) atau dari segmen pasar korporasi (corporate market). RedDoorz menerangkan bahwa segmen B2B kian tumbuh dan secara performa menjadi lini yang menjanjikan dalam mendatangkan kontribusi pendapatan perusahaan. Head of Corporate Sales RedDoorz Indonesia, Alif Aldila mengatakan pihaknya melihat potensi yang luar biasa di pasar korporasi. Sehingga RedDoorz akan fokus menciptakan solusi inovatif yang memenuhi kebutuhan mitra dan pelanggan yang terus berkembang. “Kami senang dengan peluang yang ada untuk saat ini dan kedepannya, dan sangat yakin untuk mencapai hasil positif yang berkelanjutan,” kata Alif di Jakarta, Kamis, 25 Juli. <strong>BACA JUGA</strong>: <a href="https://urbancity.co.id/hotel-habitare-apart-hadirkan-all-you-can-eat-bbq-ala-jimbaran-bali/">Hotel Habitare Apart Hadirkan All You Can Eat BBQ Ala Jimbaran Bali</a> Selama dua tahun terakhir performa pasar korporasi melesat 195 persen dengan total lebih dari 3.000 korporasi yang bermitra dengan RedDoorz. Sejak tahun 2019 hingga saat ini, terdapat sejumlah perusahaan yang menjalin kemitraan dengan RedDoorz, mulai dari Badan Usaha Milik Negara, perusahaan migas, instansi pendidikan, fintech, hingga perusahaan yang bergerak di bidang ekonomi kreatif seperti rumah produksi film. Tidak hanya terpusat di Jakarta, permintaan akomodasi dari segmen korporasi pun tersebar di sejumlah daerah tanah air seperti Sumatra Utara (Medan), Yogyakarta, Jawa Timur (Malang), hingga Kalimantan Timur (Samarinda dan Balikpapan).<!--nextpage--> Dari sisi korporasi, perusahaan yang sudah menjalin kemitraan dengan RedDoorz diantaranya BRI Life Training Centre, PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), Bank OCBC NISP, FIFGROUP, Optik Melawai Group, Universitas Negeri Jakarta, dan Soraya Intercine/Hitmaker Production House. Rata-rata korporasi memiliki tingkat okupansi dari 100 sampai 200 kamar per malam dalam satu bulannya. <strong>BACA JUGA</strong>: <a href="https://urbancity.co.id/nih-hotel-murah-untuk-tempat-singgah-saat-mudik-lebaran/">Nih, Hotel Murah untuk Tempat Singgah saat Mudik Lebaran</a> “Pencapaian tersebut menjadi tonggak penting, yang dipicu oleh penerapan struktur tarif baru dan tidak lepas dari strategi kemitraan bagi pasar korporasi RedDoorz. Meski demikian, kami tetap berdedikasi untuk hasil yang maksimal dalam semua lini bisnis kami," pungkas Alif. Sementara itu, Kezia Lim, Assistant Procurement Department Head mewakili Optik Melawai Group menyatakan, “Tim Marketing kami sangat mobile dan salah satu permintaan mereka adalah akomodasi hotel. RedDoorz sangat membantu kami dan fast-response sekali. Salah satu yang menarik dari fitur RedDoorz adalah flexible budget planning, dimana saat kami memiliki anggaran dengan nilai tertentu, budget tersebut dapat kami alokasikan sendiri ke beberapa user, dan itu sangat membantu. Semoga sistemnya tetap stabil dan RedDoorz tetap mempertahankan kualitas sistem dan pelayanannya.” Di sisi lain, pasar korporasi ini mendatangkan berbagai benefit untuk mitra pemilik properti maupun korporasi. Bagi pemilik properti, tidak hanya meningkatkan pendapatan juga memberikan manfaat lebih, diantaranya meningkatkan kualitas dan rating, kondisi properti yang lebih terjaga dan pendapatan yang stabil.<!--nextpage--> <strong>Dapatkan Informasi Menarik Lainnya di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMNO7qgww4Lu3BA?hl=id&gl=ID&ceid=ID%3Aid">GOOGLE NEWS</a></strong>