Layani 1,1 Juta Penumpang dengan Keterisian 86 Persen
Sepanjang periode 14 hingga 29 Maret 2026, Garuda Indonesia Group tercatat melayani total 1.182.498 penumpang.
Baca Juga: Puncak Mudik 2026: Garuda Indonesia Group Terbangkan 77 Ribu Penumpang dalam Sehari
Rinciannya, Garuda Indonesia mengangkut 501.336 penumpang melalui 3.297 penerbangan, sementara Citilink melayani 681.162 penumpang dengan 4.357 penerbangan.
Tingginya antusiasme pemudik tercermin dari tingkat keterisian kursi (Seat Load Factor/SLF) yang mencapai 86 persen. Untuk rute domestik, Jakarta–Medan dan Jakarta–Banda Aceh menjadi jalur paling gemuk. Sementara pada rute internasional, penerbangan menuju Amsterdam, Madinah, dan Jeddah mendominasi trafik.
Fondasi Kinerja Masa Depan
Manajemen menilai capaian ini membuktikan stabilitas operasional perusahaan di tengah lonjakan mobilitas masyarakat yang ekstrem.
Momentum Lebaran 2026 akan dijadikan parameter evaluasi untuk pengelolaan kapasitas yang lebih adaptif di masa mendatang.
Baca Juga: Jelang Lebaran 2026, Kargo Internasional Garuda Indonesia Melonjak 23 Persen
Dani menegaskan, fokus perusahaan ke depan tidak hanya terpaku pada angka ketepatan waktu semata.
“Fokus kami tidak hanya pada ketepatan waktu, tetapi juga memastikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan seamless di setiap touchpoint layanan,” pungkas Dani.






